Cara pembuatan Layer

PENGATURAN GAMBAR

Meski saat ini kondisi tubuh tidak 100% fit dan kondisi lapangan sedang sibuk-sibuknya, namun saya berusaha menyempatkan untuk tetap mengupdate materi selanjutnya. Ada kabar baru dari http://jasagambar.tk/ dimana web ini menerima permintaan dan jasa pembuatan gambar teknik dan sampai saat ini website tersebut masih exsis mengerjakan permintaan pembuatan gambar AutoCAD. Meliputi gambar digitalisasi, desain dalam bentuk 2 dan 3 dimensi.

Di pertengahan Muharram ini saya akan membahas tentang pengontrolan gambar, meliputi ;

1. LAYER (1)

Untuk para drafter Autocad istilah layer pasti tidak asing lagi karena perintah ini sangat sering dipakai / diaplikasikan terhadap objek – objek gambar. Penjelasan singkatnya begini; anda bayangkan sebuah object 3d gedung misalnya, memiliki 12 lantai masing-masing lantai memiliki instalasi listrik 3 fase yg komplek, dapat dibayangkan begitu kompleknya antara bangunan, dinding, atap, instalasi yang kesemuanya berada dalam satu lingkup gedung tentu sangat merepotkan. Nah Fungsi layer sangat memegang peranan penting di sini, karena layer mampu menghide (menghilangkan) sementara object2 yang tidak diperlukan dalam proses penggambaran. Jadi pada dasarnya Layer sebagai pengatur tampilan “Lapisan-lapisan” object gambar. Sebetulnya layer apabila dijelaskan sangatlah panjang karena kegunaannya tidak sebatas di situ saja, utk mempersingkat bahasan kita mulai dengan perintahnya.

Command:

LA ┘

Akan muncul kotak dialog layer.

Pertama kita lihat garis merah bantu, menunjukaan 3 buah ikon:

1. Ikon New Layer (Alt+N) : Untuk membuat Layer baru
2. Ikon delete layer (Alt+D) : Untuk menghapus layer
3. Ikon Set Current (Alt+C) : Untuk menyeting aktifkan layer yg dipilih.

Sedangkan untuk detail di kotak layernya, meliputi:

1. Status. Kolom status artinya layer yang tersorot bisa diganti posisi dalam keadaan set current, artinya jika dipilih dengan klik ikon tanda ceklist hijau maka layer dalam keadaan status set. Dimana jika kotak dialog sudah OK maka layar kerja sedang berada di layer yg dipilih tadi.

2. Name. Adalah nama layer

3. On. Dilambangkan dengan ikon bola lampu, bila bola lampu tsb di klik maka lampu menjadi off (mati), artinya jika layer posisi lampunya menyala maka object layer tsb akan tampak/ terlihat dan bisa di edit, begitupun sebaliknya jika mati maka object yg layernya terpilih akan di sembunyikan

4. Freeze. Hampir sama fungsinya seperti On, tapi Freeze ini object tidak bisa diedit jika kondisi freeze di matikan

5. Lock. Lock atau “dikunci” Apabila layer tersebut di klik simbol kuncinya, maka akan terkunci (lock), artinya object pada layer tersebut tidak bisa diedit atau modifikasi sama sekali.

 

Berlanjut ke materi 19………..

3 Balasan ke Cara pembuatan Layer

  1. Aquidea mengatakan:

    Permisi mau tanya Gan…
    Saya punya masalah ketika copy paste gambar dari file cad satu ke lainnya. Tapi ada salah satu file, diman tidak bisa di copy paste ke file lainnya. Kenapa ya?
    Saya coba pakai Wblock juga tetap sama dan keluar notification seperti ini “Wblock operation rejected due to proxy object that does not allow copying.” Bagaimana solusinya ya?

  2. budi mengatakan:

    Assalamualaikum.wr.wb
    Kalau membuat gambar mesin 3D, ada tutorialnya??
    trims

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: